Sunday, 7 September 2014

PERKEMBANGAN ANGGREK


 

 

REPRODUKSI VEGETATIF DAN GENERATIF PADA TUMBUHAN

 

 


Reproduksi seksual (Generatif)
Reproduksi merupakan proses (perkembangbiakan) atau aktivitas mahkluk hidup untuk menghasilkan keturunan baru dengan tujuan untuk melestarikan jenisnya mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya agar tidak punah .
Organisme bereproduksi melalui 2 Cara :
1.      Repoduksi aseksual (vegetatif)
Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel kelamin.
2.      Reproduksi seksual (generatif)
Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang berbeda jenis kelamin.

A.    REPRODUKSI SEKSUAL (GENERATIVE) 
Adalah perkembangbiakan yang terjadi karena adanya peleburan antara dua sel  yaitu sel kelamin jantan (sperrma) dan sel kelamin betina (ovum) sehingga dihasilkan individu baru. Reproduksi generative pada tumbuhan diawali dengan peristiwa penyerbukan atau persaringan yang dilanjutkan dengan pembuahan.
Pembuahan (fertilisasi) pada tumbuhan berbiji akan terjadi kalau didahului adanya proses penyerbukan (persarian/polenasi). Pada reproduksi generative  terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya, sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru. Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet, gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur, kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk, ukuran dan kelakuannya, kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama, dan disebut isogamet. Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet.
 Di dalam makalah  ini akan menjelaskan  proses atau tahapan reproduksi seksual (generatif) pada tumbuhan bunga
Organ yang berfungsi untuk alat reproduksi generatif adalahbunga



Bunga merupakan organ generative  tanaman, hal itu disebabkan, melalui bunga akan  berlanjut  regenerasi tanaman baru sehingga tanaman selalu eksis dari waktu ke waktu. 
Menurut Ashari (2004)  Berdasarkan bagian-bagiannya, bunga Angiospermae dibedakan menjadi bunga lengkap dan tidak lengkap. Bunga lengkap dikatakan bunga lengkap Suatu  bunga apabila memiliki semua bagian  utama bunga.

 Empat bagian utama bunga (dari luar ke dalam) adalah sebagai berikut:
§  Kelopak bunga atau calyx;
§  Mahkota bunga atau corolla yang biasanya tipis dan dapat berwarna-warni untuk memikat serangga yang membantu proses penyerbukan;
§  Alat kelamin jantan atau androecium (dari bahasa Yunani andros oikiarumah pria) berupa benang sari;
§  Alat kelamin betina atau gynoecium (dari bahasa Yunani gynaikos oikia: "rumah wanita") berupa  putik.


Bunga tidak lengkap
Bunga tak lengkap tidak mempunyai bunga yang tidak mempunyai salah satu atau beberapa bagian bunga baik perhiasan maupun alat kelamin.Sementara itu, berdasarkan alat kelaminnya, bunga Angiospermae dibedakan menjadi bunga sempurna dan bunga tak sempurna . Bunga disebut bunga sempurna bila memiliki alat jantan (benang sari) dan alat betina (putik) secara bersama-sama dalam satu organ. Bunga yang demikian disebut bunga banci atau hermafrodit.  Sedangkan bunga tidak sempurna tidak memiliki alat jantan dan alat betina.
Fungsi biologi bunga adalah sebagai wadah menyatunya gametjantan (mikrospora) dan betina (makrospora) untuk menghasilkan biji. Proses dimulai dengan penyerbukan, yang diikuti dengan pembuahan, dan berlanjut dengan pembentukan biji.
Beberapa bunga memiliki warna yang cerah yang berfungsi sebagai pemikat hewan pembantu penyerbukan. Beberapa bunga yang lain menghasilkan panas atau aroma yang khas, juga untuk memikat hewan untuk membantu penyerbukan.
Organ reproduksi betina adalah daun buah atau carpellum yang pada pangkalnya terdapat bakal buah (ovarium) dengan satu atau sejumlah bakal biji (ovulum, jamak ovula) yang membawa gamet betina) di dalam kantung embrio. Pada ujung putik terdapat kepala putik ataustigma untuk menerima serbuk sari atau pollenTangkai putik atau stylusberperan sebagai jalan bagi pollen menuju bakal bakal buah.
B.     PENYERBUKAN atau PERSARIAN
Menurut Elisa (2004) penyerbukan merupakan :
-          pengangkutan serbuk sari (pollen) dari kepala sari (anthera) ke putik (pistillum)
-          peristiwa jatuhnya serbuk sari (pollen) di atas kepala putik (stigma).
Penyerbukan merupakan sampainya serbuk sari pada tempat tujuan. Atau disebut juga peristiwa jatuhnya atau menempelnya serbuk sari di kepala putik. Serbuk sari ini dapat mencapai kepala putik biasanya dibantu oleh perantara penyerbukan yang disebutpolinator/vektor.

Pada tumbuhan Gymnospermae, tujuan serbuk sari adalahtetes penyerbukan, sedangkan pada tumbuhan Angiospermae, tujuan serbuk sari adalah kepala putik. Tumbuhan yang memiliki bunga alat reproduksi generatifnya terdapat pada bunga berupa putik (pistillum) dan benang sari (stamen). Putik merupakan alat kealamin betina dan benang sari yang merupakan alat kelain jantan.
Peristiwa penyerbukan pada tumbuhan tidak dapat terjadi dengan  sendirinya. Jatuhnya serbuk sari dikepala putik dikarenakan adanya bantuan dari faktor luar atau perantara.
a.                   Penyerbukan dapat terjadi karena :
-          Pada bunga letak kepala putik di bawah kepala sari, sehingga serbuk sari dapat jatuh di atas kepala putik dengan mudah
-          Kepala putik menempel pada kepala sari.  Bila kepala sari pecah maka serbuk sari langsung kontak dengan kepala putik dan terjadilah penyerbukan
-          Sebuk sari tertiup angin atau terbawa oleh organisme dan jatuk diatas kepala putik.
b.                  Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara :
1.      Perantara angin disebut anemogami, penyerbukan yang terjadi karena adanya bnatuan dari angin biasanya terjadi pada tumbuhna yang tidak memiliki perhiasan bunga dan memiliki serbuk sari yang banyak dan ringan.
Ciri-ciri bunga :
-       Serbuk sari banyak, kecil, lembut serta kering dan tidak berlekatan
-       Kepala putik mempunyai bentuk seperti bulu ayam atau benang, sehingga akan lebih banyak menangkap sebuk sari.
-     Bunga sering tidak mempunyai hiasan.
-     Kepala sari tidak berlekatan pada tangkai sari (dapat bergoyang)
-     Tempat bunga tidak tersembunyi
Contoh : pada pinus, damar, rumput-rumputan.










Contoh tumbuhan yang penyerbukannya dengan perantara angin



2.      Perantara air disebut hidrogami peyerbukan yang terjadi karena adanya bantuan dari air  Contoh : pada tanaman air seperti Hydrilla.
3.      Perantara hewan disebut zoogamy  penyerbukan yang terjadi karena adanya bantuan dari hewan.
                  ciri-ciri bunga :
-          Mempunyai warna yang menarik
-          Mempunyai sesuatu yang menarik atau menjadi makanan binatang
-          Serbuk sari sering menggumpal dan berperekat, sehingga mudah menempel pada tubuh binatang
-          Sering mempunyai bentuk khusus, sehingga bunga hanya dapat dikunjungi oleh hewan tertentu saja
Berdasarkan jenis hewannya dapat dibedakan lagi menjadi:
1.      Entomogami : penyebabnya adalah serangga.Serangga polinator biasanya adalah kupu-kupu (Lepidoptera), lebah (Hymenoptera), kumbang (Coleoptera), dan lalat (Diptera). Apabila serangga datang untuk menghisap madu maka serbuk sari akan menempel di tubuhnya. Lalu ketika serangga tersebut hinggap di bunga lain yang sejenis, maka terjadilah penyerbukan.















Serangga menghisap madu hingga serbuk sari menempel di tubuhnya.

 Tumbuhan yang pnyerbukannya memerlukan bantuan serangga umumnya mempunyai ciri- ciri:
-        mahkota bunga berwarna mencolok
-        mengeluarkan bau yang khas
-        mempunyai kelenjar madu
2.      Ornitogami: penyerbukan karena bantuan burung, terjadi pada tumbuhan yang bunganya mengandung madu atau air. Contoh burung perantara penyerbukan adalah kutilang, cucakrawa, dan burung penghisap madu.
Ciri-ciri bunga :
-          Warna bunga menyolok
-          Bagian-bagian bunga tebal, kuat
-          Benang sari kuat
-          Banyak menghasilkan nektar encer
-          













 Penyerbukan dengan bantuan burung

3.      Kiropterogami: penyerbukan karena bantuan kelelawar, terjadi pada tumbuhan yang bunganya mekar pada malam hari. Kelalawar dan atau kalong dapat pula menjadi perantara penyerbukan, terutama untuk pohon yang bunganya mekar pada sore atau malam hari, contohnya tanaman durian. 















  Penyerbukan dengan bantuan kelalawar.
4.      Malakogami: penyerbukan karena bantuan siput, terjadi pada tumbuhan yang banyak dilekati siput. Siput dapat menjadi perantara penyerbukan pada bunga yang memiliki putik dan kotak sari yang posisinya hampir atau sama tinggi, seperti pada bunga Rohdae japonica (liliaceae) dan Araceae. Siput akan merambat pada permuakaan bunga, membawa serta serbuk sari yang menempeldi kakinya yang berlendir menuju putik.













Penyerbukan dengan bantuan siput.

5.      Penyerbukan dengan perantara manusia disebutantropogami.
Penyerbukan ini dilakukan oleh manusia karena tidak ada pengantar serbuk sari ke kepala putik. Misalnya pada tanaman salak dan vanili. Hal ini disebabkan alat kelamin bunga tumbuhan tersebut letaknya terpisah, ada bunga jantan saja dan ada bunga betina saja. Bunga jantan yang penuh serbuk sari di petik, kemudian di tempelkan di dekat bunga betina yang sudah masak, sehingga terjadi penyerbukan. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia.












Penyerbukan tanaman vanili yang di bantu manusia.








Menurut asal serbuk sari, penyerbukan dibedakan menjadi 4 :
a.       Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama yang merupakan proses penyerbukan oleh serbuk sari yang berasal dari bunga yang sama (satu bunga). Pada saat otogami, dapat saja terjadi beberapa gangguan yang menghalangi pertemuan antara serbuk sari dan putik. Penyerbukan sendiri member peluang menerrusnya sifat yang tidaak menyenangkan kepada generasi selanjutnya. Misalnya biji byang dihasilkan dengan penyerbukan sendiri mungkin tidak mampu berkecambah atau mungkin juga biji yang berkecambah di dalam tanaman tidak dapat menghasilkan biji sendiri.
b.      Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu).
c.       Alogami (penyerbukan silang) mencakup penyerbukan serbuk sari dari satu tanaman ke putik tananaman lain. Penyerbukan ini hanya mungkin terjadi melalui perantara yang akan memmbawa serbuk sari dari bunga yang satu ke bunga yang lainnya. Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies.
d.       Hybridogamy (Penyerbukan bastar) Pollen berasal dari tumbuhan lain yang tidak sejenis.
Perhatikan bagan di bawah ini :








Keterangan :
Penyerbukan sendiri : 2, 4, 6
Penyerbukan serumah : 3
Penyerbukan silang : 5
Penyerbukan bastar : 7
Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkin terjadi autogami. Penyebabnya adalah sebagai berikut :
a.      Dikogami :
Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan, hal ini disebabkan karena:1. Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya (protandri) Contoh : seledri, bawang Bombay, jagung 2. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari (protogini).
b.      Didesious :
Bila pada satu spesies, alat kelamin jantan dan betinanya terpisahContoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon)
c.       Heterostili :
Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbeda jauh. Contoh : kopi, kina dan kaca piring.
d.      Herkogami :
Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuk sari jatuh ke kepala putik. Contoh : vanili.
C.   PROSES PEMBUAHAN PADA TUMBUHAN BIJI
Setelah proses penyerbukan proses selanjutnya adalah pembuahan. Proses pembuahan adalah bertemunya sel kelamin jantan (sel sperma)dengan sel kelamin betina (sel telur) menghasilkan zigot yang nantinya akan tumbuh menjadi individu baru.

 

 

 

 

 

    Perkembangbiakan atau reproduksi bertujuan untuk melestarikan keberadaan suatu spesies agar tidak mengalami kepunahan. Pada umumnya reproduksi pada tumbuhan dapat dibedakan atas dua cara, yaitu secara vegetatif (aseksual) dan secara generatif (seksual).
Reproduksi secara Vegetatif (Aseksual)

 

Reproduksi vegetatf pada anggrek umumnya ada 4 cara :
Selain itu tumbuhan dapat juga berkembang biak dengan cara tak kawin dan dengan bantuan manusia, biasa disebut reproduksi secara vegetatif buatan, 
1. Stek Batang
yaitu dengan memotong sebagaian batang kemudian ditanam pada media yang sudah di siapkan. Biasanya cara ini untuk anggrek-anggrek monopodial.
2. Pemisahan anakan
Cara ini adalah salah satu yang cukup sering di gunakan. Perkembangbiakan vegetatif anggrek dengan cara ini biasanya keberhasilannya lebih tinggi, selain itu juga lebih cepat berbunga. Sayangnya sulit untuk menghasilkan anakan baru secara massal sebab tunas atau anakan anggrek terbatas.
3.  Keki
Keki adalah anakan yang tumbuh liar, biasanya di ujung bulb tumbuhan anggrek dewasa. Keki dalam bahasa Hawaii berarti “bayi”. Keki terbentuk jika media sudah terlalu padat atau sudah lama tidak di ganti. Keki yang siap di pisahkan adalah keki yang sudah memiliki akar cukup banyak. Pemisahan dengan cara memotong keki dengan mengikut sertakan sebagian pseudobulb sebagai cadangan makanan keki sampai benar-benar bisa memenuhi kebutuhan makanannya sendiri. Untuk lebih baiknya, keki yang sudah di pindahkan sebaiknya ditempatkan di tempat yang teduh dulu sampai tumbuh bulb baru.
4. Kultur Jaringan
Perbanyakan dengan sistem kultur jaringan hanya memerlukan sedikit jaringan tanaman yang akan di kultur. Dengan sedikit jaringan itu bisa di peroleh bibit anggrek yang jumlahnya ribuan bahkan jutaan. Kelemahannya hanyalah perlu modal besar untuk menggunakan sistem ini. Sehingga tak heran cara ini hanya di lakukan oleh nursery besar yang benar-benar2 serius memproduksi anggrek.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERKEMBANGBIAKAN GENERATIF


Perkembangbiakan secara generatif  pada tumbuhan berbiji tertutup ditandai dengan munculnya bunga. Dalam bunga inilah terdapat Putik dan Benang Sari yang menjadi alat reproduksi bagi tumbuhan. Untuk lebih jelasnya, kita harus mengetahui terlebih dahulu bagian-bagian dari bunga agar kita lebih mudah untuk memahami penjelasan selanjutnya.


Bunga tersusun dari beberapa bagian. Namun ada bunga yang disebut dengan bunga lengkap dan bunga tidak lengkap, juga ada yang disebut dengan bunga sempurna dan bunga tidak sempurna. Apa maksudnya yah? Yuk kita telaah lebih dalam.


===> Bagian-Bagian Bunga

http://naufalsebastian.files.wordpress.com/2013/02/bunga.png?w=480&h=287


  • Perhiasan bunga. Yang dimaksud dengan Perhiasan Bunga yaitu kelopak dan mahkota bunga. Kelopak bunga merupakan bagian dari bunga yang letaknya di dekat dasar bunga dan menyambung dengan tangkai bunga. Kelopak bunga ini biasanya menyelimuti bunga saat bunga masih dalam keadaan kuncup dan biasanya setelah mekar dalam waktu tertentu, akan gugur dengan sendirinya. Bentuk kelopak bunga sangat beraneka ragam bentuk dan warnanya sesuai dengan jenis bunga. Bagian kelopak bunga inilah yang memberikan keindahan pada bunga tersebut dan biasanya warnanya digunakan untuk mengindetifikasi jenis bunga tersebut. Misalnya bunga mawar yang warna kelopaknya merah disebut dengan Red Roses atau Mawar Merah.
  • Dasar Bunga. Dasar bunga merupakan bagian ujung tangkai bunga yang membesar dan menjadi tempat melekatnya mahkota bunga.
  • Tangkai Bunga. Tangkai bunga merupakan bagian yang menghubungkan bunga dengan batangnya.
  • Benang Sari. Benang sari adalah Alat Kelamin Jantan bagi tumbuhan. Benang sari sendiri terdiri dari Tangkai Sari dan Kepala SAri, dan di dalam kepala sari inilah terdapat butir-butir serbuk sari.
  • Putik. Putik adalah Alat Kelamin Betina pada tumbuhan. Putik terdiri dari tangkai Putik, Kepala Putik dan bakal Buah, dan di dalam bakal buah terdapat Bakal Biji. Di dalam bakal biji tersebut, masih terdapat dua inti yaitu calon Lembaga dan Sel Telur.
  • Baiklah, saya kembali pada ulasan sebelumnya tentang Bunga Lengkap dan Tak Lengkap serta Bunga Sempurna dan Tak Sempurna.
  • Bunga Lengkap adalah bunga yang memiliki seluruh bagian-bagian bunga. Bunga Tidak lengkap adalah bunga yang tidak memiliki salah satu bagian bunga seperti yang dijelaskan di atas.
  • Bunga Sempurna adalah bunga yang memiliki Putik dan Benang Sari. Sedangkan Bunga Tidak Sempurna adalah bunga yang hanya memiliki satu alat perkembangbiakan saja. Misalnya bunga yang hanya memiliki Benang sari saja dan dinamakan Bunga Jantan, serta bunga yang hanya memiliki Putik saja dan disebut dengan bunga Betina.

===> Proses Penyerbukan atau Pembuahan
Dalam proses perkembangbiakan generatif pada tanaman dikenal dengan Penyerbukan. Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari pada Kepala Putik. Berdasarkan asal serbuk sarinya, penyerbukan dapat dibedakan menjadi:




  • Penyerbukan Sendiri. Penyerbukan Sendiri adalah penyerbukan yang terjadi apabila Benang Sari yang jatuh pada Kepala Putik berasal dari bungan itu sendiri dan tentu saja yang dapat melakukannya adalah Bunga Lengkap yang memiliki Putik dan Benang Sari Sekaligus.
  • Penyerbukan Tetangga. Penyerbukan Tetangga adalah penyerbukan yang terjadi jika serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain tetapi masih pada satu pohon.
  • Penyerbukan Silang. Penyerbukan Silang adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain yang sejenis tetapi berbeda pohonnya.
  • Penyerbukan Bastar. Penyerbukan Bastar adalah Penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain yang tidak sejenis.
  • Kalau di atas adalah jenis-jenis penyerbukan yang terjadi berdasarkan asal muasal serbuk sari yang jatuh di kepala putik, maka berikut ini adalah Jenis-Jenis penyerbukan berdasarkan faktor yang  menyebabkan sampainya serbuk sari ke kepala putik, yaitu:
  • Penyerbukan oleh angin. Bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin memiliki ciri-ciri antara lain memiliki serbuk sari yang banyak, kecil, kerig dan ringan sehingga mudah diterbangkan oleh angin. Pada dasrnya bunganya kecil atau mahkotanya kecil dan bahkan ada yang tidak memiliki mahkota. Contohnya adalah bunga pada tumbuhan rerumputan.
  • Penyerbukan oleh hewan. Bunga yang penyerbukannya dibantu oleh hewan memiliki ciri-ciri antara lain memiliki mahkota bunga yang besar, menarik, memiliki warna mahkota yang mencolok, mengeluarkan bau yang khas serta menghasilkan nektar yang semuanya dapat menarik binatang untuk menghampirinya. Bunga jenis ini umumnya memiliki serbuk sari yang menggumpal dan lengket sehingga mudah menempel pada hewan (terutama pada kaki-kaki serangga). Contoh hewan yang biasanya membantu penyerbukan adalah Kupu-kupu, lebah madu, kelelawar dll.
  • Penyerbukan oleh air. Penyerbukan yang dibantu oleh air biasanya terjadi pada tumbuhan-tumbuhan air. Hal ini terjadi karena air hujan yang turun dapat mengenai serbuk sari. Air yang telah mengandung serbuk sari tersebut kemudian jatuh pada kepala putik sehingga terjadilah penyerbukan.
  • Penyerbukan oleh manusia. Tumbuhan yang proses penyerbukannya dibantu oleh manusia adalah tumbuh-tumbuhan yang umumnya berguna bagi kehidupan manusia sehingga manusia sering melakukan kotak dengan tumbuhan berbunga tersebut. Contohya adalah Vanili dan bunga anggrek.




























Tulisan kali ini merupakan tulisan yang admin torehkan untuk meyambung pembahasan mengenai perkembangbiakan generatif anggrek. Jika pada kesempatan yang lalu admin mensharekan penggunaan media tanam buatan dalam perkembangbiakan anggrek, maka untuk kali ini admin akan membahas tentang penyebaran biji anggrek, penyemaian benih anggrek.pemindahan bibit anggrek dan pemindahan anggrek dari pot penyemaian

Penyebaran Biji Anggrek
Perkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan yang dilakukan dengan proses penyerbukan, baik yang terjadi secara alami ataupun penyerbukan yang dilakukan dengan bantuan manusia. Bahasan yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini mengenai perkembangbiakan generatif yang dibantu manusia.

Dalam kegiatan penyebaran biji anggrek untuk proses perkembangbiakannya, peralatan-peralatan yang digunakan harus dalam keadaan bersih. Setelah kebersihan peralatan dilakukan maka tahapan selanjutnya adalah mensterilkan biji anggrek yang akan disebar. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menggojog biji anggrek dalam larutan air kaporit.

Cara membuatnya cukup sederhana. Pertama larutkan 10 gr kaporit dengan 100 cc air. Setelah itu saring larutan kaporit tersebut dengan menggunakan kertas filter lalu masukan ke dalam botol larutan yang telah disaring tadi. Setelah larutan kaporitnya ditempatkan dalam botol, masukan biji anggrek ke dalam botol yang berisi larutan kaporit tadi, setelah itu gojong selama 10 menit atau bias ditandai dengan berubahnya warna biji anggrek yang semula kuning kecoklatan menjadi kehijauan. Jika hal ini telah terjadi maka buang larutan kaporit tadi dan gojog kembali biji anggrek dengan larutan aquades 2 sampai 3 kali

Botol-botol yang telah disterilkan dapat digunakan untuk menyebaran biji anggrek. Sebelum botol dibuka, leher botol dipanaskan di atas lampu spritus untuk menghilangkan kuman. Untuk memasukan biji anggrek ke dalam botol digunakan pipet yang dibersihkan dulu dengan cara pemanasan di atas lampu spritus sampai merah kemudian dicelup kedalam spritus. Botol yang telah  terbuka kemudian diisi biji anggrek dan diratakan keseluruh permukaan alas makanan yang telah disediakan. Sebelum botol ditutup kita panaskan lagi di atas spritus kemudian ditutup kembali.

Penyemaian Benih Anggrek
Hal yang harus dipersiapkan adalah menyediakan botol bermulut lebar,bersih dan tidak berwarna agar dapat meneruskan cahaya matahari yang dibutuhkan dan mudah dilihat, yang akan digunakan sebagai wadah penyemaian benih anggrek. Setelah botol-otol tersebut disediakan maka tutup botol dengan menggunakan kapas yang digulung-gulung hingga padat. Jangan lupa untuk mengikat bagian ujung kapas yang digunakan untuk menutup botol agar proses pencopotan tutup botol bisa dilakukan. Jika sulit untuk menemukan kapas, maka kain perca yang dipotong-potong bias digunakan sebagai penganti kapas untuk menutup botol selama kain tersebut mampu menutup botol dengan rapat agar bakteri/jamur yang bisa meginfeksi dan mengkontaminasi kesterilan biji anggrek tidak bisa masuk.

Pemindahan Bibit Anggrek
Setelah bibit anggrek disemaikan di dalam botol selama 9–12 bulan, atau dengan ciri fisik tanaman bibit terlihat besar dan telah tumbuh akar, maka pindahkan bibit anggrek dalam pot penyemaian berdiameter 7 cm, 12 cm atau 16 cm yang berlubang. Sebagai media tanamnya, siapkan campuranpecahan genting dan akar pakis berwarna coklat yang di potong dengan panjang 5–30 mm sehingga serabutnya terlepas satu sama lainnya yang sebelumnya telah dicuci bersih terlebih dahulu dan air cucian hilang dari akar pakis. Setelah akar pakis dicuci maka rendam terlebih dahulu alas makanan anggrek selama 24 jam dengan campuran Urea atau ZA : 0,50 mg, DS, TS atau ES : 0,25 mg, Kalium sulfat atau K2SO4 : 0,25 mg, Air : 1000 cc.

Alternatif lain yang dapat digunakan sebagai alas makanan anggrek adalah dengan menggunakan pupuk buatan campuran unsur N, P, K denganperbandingan 60:30:10 atau dapat juga digunakan pupuk kandang yang telah dicampur pakis dengan perbandingan pakis: pupuk kandang = 4:1.Disamping itu kulit Pinus yang di potong kecil sebesar biji kacang tanahjuga bias digunakan sebagai alas makanan anggrek

Pemindahan dari Pot Penyemaian
Setelah tanaman pada pot penyemaian cukup tinggi, maka tanaman dipindahkan ke pot biasa berdiamater 4–6 cm, yang berisi potongan genting/batu bata merah, kemudian beri pakis/kulit pinus yang telah direndam dalam alas makanan sampai 1 cm di bawah tepi pot.












Memperbanyak Anggrek Secara Vegetatif

Cara memperbanyak anggrek  ada dua cara yaitu secara generatif  (reproduksi seksual) yaitu dengan biji dan vegetaitf (aseksual). Adapun kelebihan dan kekurangan perkembang biakan secara vegetatif untuk anggrek adalah sebagai berikut :
Kelebihan :
1. Sifat anakan sama dengan sifat indukan jadi bisa mempertahankan keunggulan indukan
2. Relatif Lebih cepat berbunga
4. Bisa menghasilkan individu baru dalam jumlah yang relatif banyak dalam waktu singkat (kultur jaringan)
5. Lebih sederhana dan mudah di lakukan oleh orang awam
Adapun kekurangannya :
1. Biaya mahal untuk produksi massal (kultur jaringan)
2. Hasil anakan tidak ada variasi genetik (vegetatif)
3. Rentan terhadap serangan hama (karena tidak ada variasi maka jika terjadi serangan hama maka semua turunannya juga berpotensi yang sama )

Perkembangbiakan vegetatf pada anggrek umumnya ada 4 cara :
1. Stek Batang
yaitu dengan memotong sebagaian batang kemudian ditanam pada media yang sudah di siapkan. Biasanya cara ini untuk anggrek-anggrek monopodial.
2. Pemisahan anakan
Cara ini adalah salah satu yang cukup sering di gunakan. Perkembangbiakan vegetatif anggrek dengan cara ini biasanya keberhasilannya lebih tinggi, selain itu juga lebih cepat berbunga. Sayangnya sulit untuk menghasilkan anakan baru secara massal sebab tunas atau anakan anggrek terbatas.
3.  Keki
Keki adalah anakan yang tumbuh liar, biasanya di ujung bulb tumbuhan anggrek dewasa. Keki dalam bahasa Hawaii berarti “bayi”. Keki terbentuk jika media sudah terlalu padat atau sudah lama tidak di ganti. Keki yang siap di pisahkan adalah keki yang sudah memiliki akar cukup banyak. Pemisahan dengan cara memotong keki dengan mengikut sertakan sebagian pseudobulb sebagai cadangan makanan keki sampai benar-benar bisa memenuhi kebutuhan makanannya sendiri. Untuk lebih baiknya, keki yang sudah di pindahkan sebaiknya ditempatkan di tempat yang teduh dulu sampai tumbuh bulb baru.
4. Kultur Jaringan
Perbanyakan dengan sistem kultur jaringan hanya memerlukan sedikit jaringan tanaman yang akan di kultur. Dengan sedikit jaringan itu bisa di peroleh bibit anggrek yang jumlahnya ribuan bahkan jutaan. Kelemahannya hanyalah perlu modal besar untuk menggunakan sistem ini. Sehingga tak heran cara ini hanya di lakukan oleh nursery besar yang benar-benar2 serius memproduksi anggrek.










Cara menyilangkan Anggrek

Anggrek adalah salah satu jenis tanaman yang tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri, karena letak putik dan serbuk sarinya berjauhan, sehingga tidak memungkinkan adanya penyerbukan sendiri. Oleh karena itu agar terjadi penyerbukan biasanya di alam dilakukan oleh serangga maupun manusia.
Faktor- faktor yang mempengaruhi penyerbukan:
1.      Bila tanaman induk tidak sehat atau kekurangan makanan maka biji tidak dapat hidup terus sampai tingkat pemasakan biji atau biji tidak sanggup untuk berkecambah.
2.      Bila tanaman induk jantan kurang baik pertumbuhanya, akan mempengaruhi pertumbuhan pollinia/pollinaria dalam ovulum, sehingga pollinia/pollinaria tidak berfungsi semestinya.
3.      Pollinia/pollinaria yang telah disimpan terlalu lama.
4.      Persilangan antara genus yang mempunyai perbedaan sifat yang jauh jarang berhasil.
5.      Anggrek- anggrek yang berpollinia sebaiknya dikawinkan dengan anggrek-anggrek yang berpollinia pula, yang berpollinaria dengan yang berpollinaria.
6.      Anggrek yang gymnostemiumnya panjang sebaiknya dipakai untuk bunga jantan,yang pendek untuk bunga betina.
7.      Pada waktu musim hujan setelah diadakan persilangan bunga ditutup kantong plastik selama kurang lebih 10 hari.
8.      Suhu yang terlalu tinggi atau rendah dapat menyebabkan kegagalan dalam penyerbukan.
9.      Penyerbukan sebaiknya dikerjakan pada waktu siang hari bila cuaca agak kering.


Bahan dan Alat
Bahan :
Tanaman anggrek yang sedang berbunga (terdapat bunga yang mekar sempurna), dari jenisVanda atau Phalaenopsis dan Dendrobium atau Cattleya.
Alat :
1.      Jarum preparat / tusuk gigi.
2.      Kertas/ tissue
3.      Plastik / kertas label
4.      Tusuk gigi

.    Cara Kerja
1)      Penyerbukan anggrek yang mempunyai perekat (berpollinaria) contoh Vanda, Phalaenopsisatau Arachnis.
a.       Sisipkan ujung jarum preparat atau tusuk gigi di bawah ujung overcullum.
b.      Tarik overcullum ke atas sehingga terlepas dari dudukan overcullum (anther) dan menempel pada ujung jarum preparat / tusuk gigi.
c.       Letakkan pollinaria secara hati-hati pada lubang stigma yang telah siap menerima pollinaria.
d.      Tandai bunga yang telah diserbuki dengan menggunakan label dan tulisan tanggal penyerbukan serta asal persilangan. Contoh Phalaenopsis x Arachnis.
2)      Pernyerbukan anggrek yang tidak mempunyai perekat (pollonia) contoh Dendrobium danCattleya.
a.       Sisipkan ujung jarum preperat atau tusuk gigi di bawah ujung overcullum.
b.      Tarik overculum ke atas sehingga terlepas dari dudukan overcullum (anther) dan letakkan kertas/ tissu di bawah bunga untuk menangkap pollinia agar tidak terjatuh ke tanah.
c.       Celupkan ujung preparat / tusuk gigi kedalam perekat pada lubang stigma, dengan maksud supaya pollinia bisa melekat pada ujung jarum preparat.
d.      Sentuhkan ujung jarum preparat/ tusuk gigi yang telah berpelekat ke pollinia yang telah ditampung pada kertas / tisuue.
e.       Masukkan pollinia yang telah melekat pada ujung jarum preparat/ tusuk gigi ke dalam lubang stigma yang telah siap menerima pollinia.
f.       Tandai bunga yang telah diserbuki dengan menggunakan label dan tulis tanggal penyerbukan serta asal persilangan. Contoh: anggrek bulan dan Dendrobium.

Pembahasan
Ada dua jenis anggrek, yang berpollinia (tanpa lempeng perekat) dan jenis anggrek yang berpollinaria (dengan lempeng rekat), maka dalam menyilangkan juga menggunakan cara yang berbeda. Perbedaan pokok terletak pada bagaimana mengambil pollinia dari ujung gymnostemium dan memasukanya ke lubang stigma. Anggrek yang berpollinia, pollen diambil dengan mengolesi dulu ujung jarum (tusuk gigi) dengan cairan yang terdapat pada lubang stigma kemudian ujung jarum ditempelkan pada pollen hingga pollen benar-benar melekat erat. Sedangkan pada jenis anggrek yang berpollinaria, pollen diambil dengan menempelkan ujung jarum kebagian lempeng rekat yang terdapat pada bagian atas lubang stigma.      

Ciri – ciri penyerbukan yang berhasil:
Beberapa hari kemudian bunga yang telah diserbuki akan layu. Apabila penyerbukan berhasil, dan bila tidak ada OPT, maka bakal buah tersebut akan terus berkembang menjadi buah. Buah anggrek ada yang masak setelah tiga bulan sampai enam bulan atau lebih. Buah yang masak akan merekah dengan dicirikan adanya perubahan warna buah dari hijau menjadi hijau kekuning-kuningan. Buah anggrek tersebut berisi ribuan biji anggrek yang akan menghasilkan tanaman baru hasil persilangan.
       Dalam memilih biji anggrek yang akan disemaikan dalam botol perlu diperhatikan sebagai berikut :
·  Biji yang berwarna keputih-putihan dan kosong adalah biji yang kurang baik.
·  Biji yang baik yaitu yang bulat penuh berisi, berwarna kuning atau kecoklat-coklatan

Untuk memperoleh kombinasi warna, bentuk, ukuran, maupun jumlah bunga yang diinginkan, maka dilakukanlah proses penyerbukan dan penyilangan.


Kesimpulan
Anggrek adalah jenis tanaman yang tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri dan memerlukan bantuan manusia maupun serangga. Dalam melakukan penyerbukan, dapat menggunakan anggrek berpollinaria (berperekat) dan berpollinia (tidak berperekat). Ada tiga cara penyerbukan dalam anggrek, yaitu selfing, sibling, dan crossing. Apabila penyerbukan berhasil, dan bila tidak ada OPT, maka bakal buah tersebut akan terus berkembang menjadi buah.
  

Saturday, 16 August 2014

semua tentang anggrek



Morfologi Anggrek



Bunga anggrek adalah bunga yang identik dengan keindahan dan kecantikan. Mendengar kata anggrek atau orchid, orang akan membayangkan sosok bunga atau untaian bunga yang mempesona dan tahan lama. Anggrek memang tanaman yang termasuk dalam suku anggrek-anggrekan atau orchidaceae. Merupakan suku tumbuhan berbunga yang memiliki anggota/ jenis terbanyak. Para ahli berkeyakinan anggrek mempunyai lebih dari 25.000 species yang tersebar diseluruh dunia. Jenis anggrek tumbuh dari kutub utara sampai daerah khatulistiwa dan terus ke selatan, pada semua benua kecuali Antartika. Sebagian besar jenisnya ditemukan di daerah tropis. Indonesia sendiri diyakini memiliki tak kurang dari 5000 jenis anggrek yang tersebar di berbagai pulau dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi sampai Papua.

Struktur tanaman anggrek terdiri dari akar, batang, daun, bunga dan buah. Sifat-sifat khas tanaman dari famili orchidaceae ini dapat terlihat dari karakter akar, batang, daun dan bunganya.

A. Akar



Akar anggrek berbentuk silindris dan berdaging, lunak, mudah patah dengan ujung akar yang meruncing, licin dan sedikit lengket. Dalam keadaan kering akan tampak berwarna putih keperakan pada bagian luarnya dan hanya pada bagian ujung akar saja yang berwarna hijau atau keunguan. Akar yang telah tua menjadi coklat dan mengering. Akar anggrek berfungsi mengambil, menyerap dan mengantarkan zat hara ke seluruh bagian tanaman. Fungsi lainnya adalah untuk menempelkan diri pada tempat atau media tumbuh. Sebagian anggrek memiliki akar udara yang berfungsi menyerap air dan udara. Akar ini juga berfotosintesis karena mengandung butiran klorofil.

B. Batang









Bentuk batang anggrek bermacam-macam, ada yang ramping, gemuk berdaging seluruhnyatau menebal di bagian tertentu saja dengan atau tanpa umbi semu (pseudobulb).

Batang anggrek dapat dibedakan menjadi dua macam berdasarkan pola pertumbuhannya, yaitu monopodial dan sympodial.

1. Anggrek monopodial
Adalah anggrek yang memiliki batang utama yang terus tumbuh ke atas (vertikal) tidak terbatas panjangnya. Daun akan bertambah terus dari ujung batang selama hidupnya. Jenis ini tidak memiliki rhizoma dan pseoudobulb, dan biasanya tumbuh akar udara (aerial root) dari sepanjang batangnya. Tangkai bunga tumbuh dari sisi batang (ketiak daun). Jika ujung batang rusak karena busuk atau dipotong/distek, maka akan tumbuh batang baru dari sisi batang lama dan daun akan tumbuh dari batang baru tersebut. Contoh anggrek dari kelompok monopodial ini yaitu genus Aerides, Arachnis, Phalaenopsis, Renanthera, Vanda dan lain-lain.

2. Anggrek sympodial.
Adalah anggrek yang memiliki batang utama yang tersusun oleh ruas-ruas tahunan. Anggrek tipe ini memiliki batang yang berumbi semu (pseudobulb). Pertumbuhan ujung-ujung batangnya terbatas, pertumbuhan batang akan terhenti bila pertumbuhan keatas telah maksimal. Batang baru muncul dari dasar batang utama sebelumnya. Pada anggrek sympodial terdapat penghubung dari satu tunas ke tunas lainnya yang disebut rhizome. Contoh kelompok anggrek sympodial yaitu genus Cattleya, Dendrobium, Coelogyne, Grammatophylum, Oncidium dan lain-lain.

C. Daun


Daun anggrek memiliki bentuk, ukuran dan ketebalan yang berbeda-beda tergantung species dan genusnya. Bentuk daun ada yang bulat panjang, seperti pensil, lebar atau sempit seperti palem, berdaging tipis atau tebal, permukaaan halus atau kasar, bahkan ada jenis anggrek yang tidak berdaun.Tulang daun anggrek sejajar dengan helaian daun. Susunan daun berselang seling atau berhadapan.

Menurut tipe daunnya, anggrek digolongkan menjadi 2 :
1. Kelompok evergreen (tipe daun tetap segar/hijau), yaitu anggrek yang helaian daunnya tidak gugur serentak.
2. Kelompok decidous (tipe gugur), yaitu semua helaian daun akan gugur dan tanaman mengalami fase istirahat, kemudian ditempat daun ini akan muncul bunga.

D. Bunga

 

Perbedaan yang paling mudah terlihat antara tanaman anggrek dengan tanaman berbunga yang lain adalah pada bentuk bunganya yang khas. Bunga anggrek memiliki tiga sepal (kelopak bunga) dan tiga petal (mahkota bunga) yang letaknya berselang-seling. Salah satu sepal terletak pada bagian pungung bunga, dinamakan sepal dorsal. Sedang salah satu petal yang terletak dibawah mengalami modifikasi bentuk sehingga disebut labellum (bibir bunga). Berhadapan dengan labellum terdapat column (tugu bunga) tempat berkumpulnya benang sari dan putik. Tangkai bunga anggrek dapat berkelok-kelok selama pertumbuhannya mengikuti arah sumber cahaya.

Satu hal yang jarang diketahui, bunga anggrek sangat bervariasi dan unik. Dari yang berukuran sangat kecil hanya beberapa milimeter saja sampai yang memiliki ukuran cukup besar mencapai 20 cm. Dari yang berbau sangat harum sampai yang memiliki aroma yang kurang sedap. Dari yang berbentuk seperti kerang sampai yang menyerupai serangga/lebah. Dari yang hanya memiliki satu warna sampai yang terdiri dari berbagai warna dengan gradasi yang menakjubkan. Dari yang hanya muncul satu kuntum disetiap tangkai sampai yang dapat mencapai ratusan kuntum di setiap tangkainya. Dari yang hanya mekar beberapa jam saja sampai yang mampu mekar berbulan-bulan lamanya. Dan masih banyak lagi hal unik yang dapat ditemui pada bunga anggrek.

E.Buah

Bentuk buah anggrek merupakan lentera atau capsular yang memiliki 6 rusuk. Tiga diantaranya merupakan rusuk sejati dan tiga yang lain adalah tempat melekatnya dua tepi daun buah yang berlainan. Di tempat bersatunya tepi buah tadi, dalam satu buah anggrek sebesar kelingking terdapat ratusan ribu bahkan jutaaan biji anggrek yang sangat lembut dalam ukuran yang sangat kecil. Biji-biji anggrek ini tidak memiliki endosperm sebagai cadangan makanan, sehingga untuk perkecambahannya dibutuhkan nutrisi yang berfungsi membantu pertumbuhan biji. Perkecambahan di alam sangat sulit jika tanpa bantuan fungi (jamur) yang disebut mikoriza yang bersimbiosis dengan biji-biji anggrek tersebut.



JENIS-JENIS MEDIA TUMBUH TANAMAN ANGGREK

Ada tiga jenis media tanam anggrek yang harus disesuaikan dengan cara hidup tanaman anggrek, yaitu:
  1. Media untuk anggrek Epifit dan Semi Epifit terdiri dari: Serat Pakis yang telah digodok, Kulit kayu yang dibuang getahnya, Serabut kelapa yang telah direndam air selama 2 minggu, Ijuk, Potongan batang pohon enau, Arang kayu, Pecahan genting/batu bata. Bahan-bahan untuk media tanam yang telah disebutkan di atas dipotong menurut ukuran besar tanaman dan akarnya.
  2. Anggrek Semi Epifit yang akarnya menempel pada media untuk mencari makanan, perlu diberi makanan tambahan seperti kompos, pupuk kandang/daun-daunan. 
  3. Media untuk anggrek Terestrial merupakan jenis anggrek yang hidup di tanah. Oleh karena itu perlu ditambah pupuk kompos, sekam, pupuk kandang, darah binatang, serat pakis dan lainnya. Sedangkan media tanam untuk jenis anggrek semi Terrestria adalah pecahan genteng yang agak besar, ditambah pupuk kandang sekam/serutan kayu, serat pakis.

Sabut kelapa merupakan salah satu media tanam anggrek yang baik karena memiliki kemampuan yang tinggi untuk menyimpan air. Selain itu serabut kelapa juga mudah didapat dengan harga yang murah. Kelemahan yang dimiliki serabut kelapa sebagai media tanaman untuk tanaman anggrek adalah dari karakter fisik serabut kelapa yang mudah lapuk dan busuk yang akan menyebabkan media ini menjadi sumber penyakit. Untuk mengatasikelemahan ini, maka sebaiknya ketika menggunakan serabut kelapa sebagai media tanam anggrek maka pilihlah sabut kelapa yang sudah tua dan segera ganti serabut tersebut bila sudah mengalami kelapukan.



Keunggulan yang dimiliki arang kayu sebagai media tanam tanaman anggrek adalah tidak mudah lapuk serta tidak mudah ditumbuhi bakteri dan jamur. Kebusukan akar tanaman anggrek bisa dihindari karena anggrek berada dalam kondisi yang relatif kering. Sedangkan kelemahan yang dimilikinya adalah sulit untuk menyimpan air dan miskin akan unsur hara yang dibutuhkan oleh anggrek. Oleh karena itu penggunaan arang kayu sebagai media tanaman anggrek sangat baik digunakan untuk daerah pembudidayaan anggrek yang memiliki kelembabapan tinggi. Disamping itu pemberian air dan pupuk yang intensif perlu dilakukan agar kelemahan media tersebut bisa di atasi sehingga peningkatan pertumbuhan dan produksi bunga anggrek bisa dilakukan. 




Penggunaan pecahan batu bata/genting sebagai media tanam tanaman anggrek dilakukan dengan tujuan untuk mengatur drainase dan aerasi udara dalam pot. Oleh karena itu pecahan batu bata atau genting diletakan di dasar pot yang pengisiannya mencapai 1/3 dari ketinggian pot, tergantung dari tingkatan kelembapan yang dibutuhkan tanaman anggrek. Rongga udara yang tercipta dari susunan genteng ataupun pecahan bata yang tidak teratur akan memberi kebebasan akar untuk tumbuh dan berkembang secara leluasa ke segala arah. Rongga yang ada juga dijadikan sebagai jalan masuk oksigen yang diperlukan akar tanaman untuk proses pernafasan dan mampu menurunkan tingkat kelembaban. Untuk diketahui kemampuan batu bata untuk mebyerap air lebih besar dibandingkan dengan pecahan genting.





Kelebihan yang dimiliki pakis sebagai media tanam anggrek adalah memiliki kemampuan untuk menyimpan air yang cukup tinggi, memiliki rongga-rongga untuk proses aerasi dan drainase, daya lapuk pakis yang relatif lebih lama dan terjadi secara perlahan serta mengandung banyak unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman anggrek. Disamping kelebihan yang dimilikinya, ternyata media pakis juga memiliki kelemahan yang diantaranya adalah media tanam pakis sulit didapat karena ketersediannya yang terbatas yang diakibatkan media tanam pakis juga digunakan sebagai media tanam untuk tanaman hias lainnya. Masih belum dibudidayakannya tanaman pakis dan terus mengandalkan pakis di alam mengakibatkan ketersedian tanaman pakis semakin hari semakin menipis. Pakis cacahan biasa digunakan untuk media saat pembibitan tanaman anggrek, yaitu saat kompot. Karena sifatnya tersebut pakis sebagai media tanam cocok untuk tanaman anggrek Phalaenopsis


Tuesday, 29 April 2014

RIP Tito vilanova

Puyol attend memorial for Tito Vilanova as Barcelona players say farewell to former boss

Barcelona made an emotional farewell to Tito Vilanova at the funeral of their former coach on Monday night.
The entire first-team squad attended the service at Barcelona Cathedral to pay their respects to Vilanova, who died on Friday of throat cancer at the age of 45.
His wife and two children were also in attendance, with son Adria, a player in the Barca academy, and daughter Carlota, giving a moving and tearful address.

Paying respects: (left to right) Barcelona's Victor Valdes, Carles Puyol, Xavi and Andres Iniesta attend Tito Vilanova's funeral
Paying respects: (left to right) Barcelona's Victor Valdes, Carles Puyol, Xavi and Andres Iniesta attend Tito Vilanova's funeral

Sad day: Barcelona's Brazilian defender Dani Alves (left) and Neymar stand during the religious ceremony
Sad day: Barcelona's Brazilian defender Dani Alves (left) and Neymar stand during the religious ceremony


For you: Star striker Lionel Messi scored for Barca on Sunday before dedicating his goal to Vilanova
For you: Star striker Lionel Messi scored for Barca on Sunday before dedicating his goal to Vilanova
Tearful: Messi was visibly upset during the service
Tearful: Messi was visibly upset during the service

Legend: Tito Vilanova has passed away at the age of 45 after losing his battle with throat cancer
Legend: Tito Vilanova has passed away at the age of 45 after losing his battle with throat cancer

The ceremony was conducted by the Archbishop of Barcelona, Lluis Martinez Sistach.
A host of former presidents, including Joan Laporta and Sandro Rosell were at the cathedral, along with board members, led by current president Josep Maria Bartomeu.
'Today we say goodbye to a very loved person,' Bartomeu said.
'I promise you, he will always have a place in our hearts and we will never forget him.'
 
Goodbye: Barca coach Gerardo Martino was also in attendance at the Barcelona Cathedral
President of FC Barcelona Josep Maria Bartomeu
Goodbye: Gerardo Martino (left) and Barca president Josep Maria Bartomeu were also in attendance



Emotional: Mourners gather at the stunning cathedral in the heart of Barcelona
Emotional: Mourners gather at the stunning cathedral in the heart of Barcelona

Support: Barca keeper Victor Valdes arrives on crutches after undergoing surgery to his knee injury
Support: Barca keeper Victor Valdes arrives on crutches after undergoing surgery to his knee injury

Barcelona

Barcelona

Winner: Vilanova (left) and Eric Abidal (right) lift the La Liga trophy together in 2013
Winner: Vilanova (left) and Eric Abidal (right) lift the La Liga trophy together in 2013


Jordi Roura, Vilanova's assistant during his single season in charge at the Nou Camp, who led the team mid-campaign when the boss was undergoing treatment for his illness in the United States, said: 'Football was always your passion and it accompanied you until the end.'
Representatives from other clubs in La Liga and across Europe were also president, including Manchester City's director of football Txiki Begiristain, who worked in the same role at Barcelona from 2003 to 2010.
Earlier, Barca's players dedicated Sunday night's 3-2 comeback victory at Villarreal to Vilanova. It was their first match since his death.
'This was one of the most difficult days to play,' midfielder Xavi said on www.fcbarcelona.com. 'We felt it in our bodies. We've lost a leader. He will always be an example.

Learning from the best: Vilanova (left) was assistant to Pep Guardiola during his time in the hotseat at Barca
Learning from the best: Vilanova (left) was assistant to Pep Guardiola during his time in the hotseat at Barca








Gracias Tito: A Barcelona supporter pays his respects to Vilanova
Solemn mood: Another Barca fan paying tribute to the former leader of his team
Paying tribute: Barcelona fans coming to the Nou camp to say goodbye and thank you

Never forgotten: A black sache placed in the centre circle of the Nou Camp pitch
Never forgotten: A black sache placed in the centre circle of the Nou Camp pitch

'We relied on our pride and grit to win this game. We dedicate it to Tito.'
The night began with a moment of remembrance with Vilanova's image shown on the big screens in tribute to the man who guided the Catalan club to the title in the 2012/2013 season before being forced to resign last summer.
Midfielder Andres Iniesta said: 'The death of Tito has really affected us. We knew him for a very long time. With him we won the league with a haul of 100 points, but what we'll remember about him is what he gave us on a personal level.'
UEFA have confirmed there will be a minute's silence before the Champions League semi-finals on Tuesday and Wednesday night.
Memorabilia: Mourning fans place flowers, candles and pictures at the Camp Nou
Memorabilia: Mourning fans place flowers, candles and pictures at the Camp Nou

Vilanova's farewell to Barcelona fans after stepping down as manager last season

Thank you Barca, thank you everyone
After five marvelous years forming part of a team that has made what any manager dreams of come true, the time has come to face a change in my professional career in order to put my strength and energy into continuing the process of the illness that was diagnosed a year and a half ago.
The treatments that I am going to have to undergo from now on does not make it recommendable, in the doctors’ opinion, for me to dedicate one hundred per cent of my effort to being the first team manager of a team as demanding as FC Barcelona, but I shall be staying close by and will be continuing to work for the Club that I love so much in other jobs in the sports area.
It is not easy to leave such a special group of people, the players, my fellow staff and friends with whom I have shared so many unforgettable experiences. I am eternally grateful for everything that they have given and shown to me.
The human and footballing qualities of this team can overcome any obstacle and I am convinced that they will be able to use that capacity to face the new sporting challenges of a season that everybody has such high hopes for.
I would also like to especially thank the president, the whole of the Board of Directors, and the director of sport Andoni Zubizarreta for all the trust they have put into me and especially for their unconditional support, both sporting and personal.
Special time: Vilanova (centre) thanked Bara fans for 'five marvelous years' at the Spanish club

Just as important to me has been the human and medical support of Doctor Ramon Canal and his team, who have been by my side. I know that I am not playing this match alone, but I form part of a Club that will help me get through this long process, as it has done until now.
To you, the Barca members and supporters, I also want to say thank you for all the shows of support and affection that you have sent me, not just now but all these last months. I can tell you that that I feel calm and strong, and I am facing this new stage of the process in the full confidence that it will all go well.
Thank you very much too to all the football fans, fellow professionals, clubs, athletes and people that I do and do not know for all the messages of support that have brought so much comfort to me and my family.
These are difficult times for my loved ones and that’s why I am asking for respect and understanding from the media. Now that I am no longer Barca manager, I hope to enjoy the peace and privacy that both me and my family need at a time like this.
I couldn’t finish this letter without wishing lots of luck and every success to the new manager of the best team in the world.
Thank you everybody.
Tito Vilanova

Catalan: Vilanova was appointed Barca manager at the end of the 2011-2012 campaign
Catalan: Vilanova was appointed Barca manager at the end of the 2011-2012 campaign

TITO VILANOVA FACTFILE

1968: Born September 17 in Bellcaire d'Emporda, a Catalonian village.

1988: Comes through the Barcelona youth set-up along with fellow midfielder Pep Guardiola, but cannot break into the first team, playing for two years at Barcelona B.
1990: Joins lower-league Figueres.
1992: Moves to Primera Division Celta Vigo, but fails to hold down a first-team place.
1995: Leaves Celta.
2002: Retires from playing after short spells in the lower leagues with Badajoz, Real Mallorca, Lleida, Elche and finally Gramenet.
2007: After working as technical director at Tarrassa, Vilanova becomes Guardiola's assistant at Barcelona B. The pair help the team to promotion to Segunda Division B.
Success: Vilanova helped Barcelona lift their 22nd La Liga title in 2013

2008: June - Guardiola takes over as coach of Barcelona and Vilanova comes with him as his assistant. The pair win the league, cup and Champions League in the first season in charge. Two more league titles, another Champions League crown and two Club World Cups follow.
2011: November 22 - Undergoes surgery on his parotid salivary gland in Barcelona and spends three weeks recovering after being discharged.
2012: April 27 - Appointed new Barcelona head coach, after Guardiola announces he will not renew his contract.
June 15 - Vilanova signs a two-year contract.
December 19 - Barcelona announce Vilanova will have surgery on the parotid gland for a second time and faces approximately six weeks of chemotherapy after the return of his cancer.
2013: March 26 - After undergoing 10 weeks of chemotherapy and radiotherapy treatment in New York, Vilanova returns to Barcelona.
April 6 - Returns to the Nou Camp touchline for the first time in a 5-0 home victory over Real Mallorca.
April 26 - Speaks to the media for the first time since his treatment, saying: "I feel with desire and with strength I want to continue next season."
May 11 - Barcelona clinch their 22nd Primera Division title as rivals Real Madrid are held to a draw by Espanyol.
July 19 - Barcelona announce Vilanova is stepping down to continue his treatment for cancer.
2014: April 25 - Barcelona announce Vilanova's death, at the age of 45.

Tuesday, 1 April 2014

BELAJAR MEMBACA NOTASI CATUR

hallo semuanya !!

Bagi anda yang masih pemula dalam main catur tentu akan merasa kesulitan membaca ebook catur, buku catur, atau partai catur yang sering kita temukan di koran dan majalah maupun di internet, nah dengan pelajaran cara baca notasi catur ini semua kesulitan anda akan bisa teratasi :) ….lanjut !!

5. NOTASI

Notasi artinya catatan. Setiap langkah dalam permainan catur harus dicatat. Dari catatan atau notasi itu, kita bisa memainkan ulang jalannya pertandingan antara para juara.

Sistem notasi yang diakui oleh Federasi Catur Dunia ( lazimnya disingkat FIDE ) adalah Sistem Aljabar. Caranya mudah sekali.

Kita sudah mengetahui nama dari setiap petak. Setiap buah catur ditandai dengan huruf awal namanya, kecuali bidak. Singkatan nama buah catur ini harus selalu menggunakan huruf besar. Namun belakangan ini sesuai perkembangan teknologi, singkatan nama buah itu sering juga di tukar dengan gambar buah seperti yang ada pada diagramnya. Singkatan dari nama buah catur adalah sebagai berikut.

R = Raja 
M = Menteri
 
B = Benteng
 
G = Gajah
 
K = Kuda


Notasi Panjang

Langkah buah catur dicatat dengan menyebutkan singkatan dari buah catur yang bersangkutan dan digabung dengan petak asalnya lalu kemudian petak tujuannya. Untuk bidak hanya disebut petak asalnya dan petak tujuannya. Apabila langkah buah itu hanya berupa jalan biasa, maka antara petak asal dan petak tujuan diberi tanda “-“. Kalau langkah itu berupa pemukulan, maka tanda itu berupa “x”.

Umpamanya :

e2-e4 artinya bidak e2 maju ke petak e4

Kg8-f6 artinya Kuda dari petak g8 lompat ke petak f6.

Gf1-c4 artinya Gajah dari petak f1 melangkah ke petak c4

Kf6xe4 artinya Kuda dari petak f6 memukul buah yang ada di petak e4

c7-c8M artinya bidak c7 maju ke petak c8 dan promosi menjadi Menteri

f2-f1K artinya bidak di petak f2 maju ke f1 dan promosi menjadi Kuda

g7xh8B artinya bidak g7 memukul buah lawan di h8 dan sekaligus promosi jadi Benteng

Notasi panjang ini dapat pula disebut notasi lengkap. Dikatakan lengkap karena menyebutkan petak asal dari buah catur itu.

Notasi Pendek

Cara yang lebih pendek, tidak menyebutkan petak asal buah catur itu. Dalam hal ini tertu harus diartikan bahwa hanya ada satu buah catur yang sejenis yang dapat pergi ke petak itu.

Contoh notasi panjang diatas dapat dijadikan notasi pendek.
Dalam notasi pendek menjadi :

e2-e4 = e4
Kg8-f6 = Kf6

Gf1-c4 = Gc4

Kf6xe4 = Kxe4
 ( tanda pukul “x” tetap digunakan )

c7-c8M = c8M 

f2-f1K = f1K
 

g7xh8B = h8B


Tetapi seandainya ada dua buah catur sejenis yang dapat pergi ke petak yang sama, maka notasi pendek harus dilengkapi dengan cara sebagai berikut. Umpama :

Dua Kuda berada pada petak g8 dan d7.

Dengan demikian maka langkah Kg8-f6 harus ditulis dalam notasi pendek dengan Kgf6 untuk membedakannya dengan langkah Kd7-f6 yang ditulis Kdf6.

Jika Kuda itu masing-masing berada pada petak g8 dan g4, maka langkah Kg8-f6 dalam notasi pendek menjadi K8f6, sedangkan Kg4-f6 menjadi K4f6.

Ketentuan untuk kuda ini juga berlaku untuk Benteng, karena juga ada kemungkinan yang sama untuk menuju ke petak yang sama. Kalau memakai notasi pendek berhati-hatilah dengan Kuda dan Benteng.

Tanda-tanda notasi

Tanda-tanda lain yang lazim digunakan dalam notasi catur ialah.

0-0 = rokade dengan Benteng h1 atau h8 yang biasa disebut rokade pendek ( rokade kesayap raja )

0-0-0 = rokade dengan Benteng a1 atau a8 yang biasa disebut rokade panjang ( rokade kesayap menteri )

= tanda sekak atau skak ( serangan terhadap raja )

++ = tanda sekak mat atau boleh disingkat mat.

= langkah yang bagus.

!! = langkah yang sangat bagus.

= langkah yang buruk.

?? = langkah yang sangat buruk.

!? = langkah yang patut dikaji.

?! = langkah yang diragukan.

e.p = tanda “ en passant “ (sambil lalu ). Tanda ini muncul dibelakang langkah bidak yoang melakukan pemukulan “ en passant “.

Langkah Teks

Yang dimaksud dengan langkah teks ialah langkah yang sebenarnya dimainkan dalam satu partai. Biasanya langkah teks itu ditulis dengan notasi panjang atau dicetak tebal. Langkah komentar atau analisa yang mengulas permainan itu, biasanya ditulis dengan notasi pendek atau dicetak biasa. Berikut ini contoh ulasan singkat penggalan suatu partai catur.

1. e2-e4 e5-e5 
2.Kg1-f3 d7-d6


Selain langkah teks diatas ( maksudnya langkah d7-d6 ), hitam mempunyai pilihan lain seperti 2…..Kc6 atau 2…..e6.

LATIHAN 4

Sekarang marilah kita mainkan beberapa partai yang dimulai dari bangunan permulaan. Ikutilah langkah-langkah berikut diatas papan catur dan berikanlah kemungkinan langkah-langkah lain sebagai jawaban terhadap langkah sekak

Partai 1

1. e2-e4 e7-e5 
2. Kg1-f3 d7-d6
 
3.Gf1-b5+ c7-c6


Tanya 1 : Selain langkah teks tadi, adakah langkah lain yang dapat dilakukan Hitam untuk menghindarkan sekak dari Gajah itu?

4. Gb5-a4 Gc8-g4 
5. d2-d4 e5xd4
 
6. Md1xd4 Gg4xf3
 
7. g2xf3 Md8-a5+
 
8. Kb1-c3
 

Tanya 2 
: Putih juga mempunyai beberapa cara menangkis sekak dari Menteri hitam itu. Tunjukkan beberapa cara itu !

8…………......Kg8-f6 
9. Gc1-f4 d6-d5
 
10.0-0-0 Kb8-d7
 
11.e4xd5 Gf8-c5
 
12.Bh1-e1+ Re8-d8
 

Tanya 3 
: Berikanlah kemungkinan lain bagi Hitam untuk menghindar dari serangan sekak Benteng putih. Berapa banyakkah kemungkinan itu?

13.Md4-d2 Kd7-b6 
14.d5xc6+ Rd8-c8
 

Tanya 4 
: Adakah langkah lain yang dapat dipilih Hitam untuk menyelamatkan Rajanya?

15.Md2-d7+ Kb6-d7

Tanya 5 : Apakah jawaban Hitam ini merupakan Pilihan satu-satunya?

16.c6xd7+ Rc8-d8

Tanya 6 : Adakah pilihan lain untuk hitam?

17.Be1-e8+ Kf6xe8 

Tanya 7
 : Pilihan apa lagi yang dapat dilakukan Hitam?

18.d7xe8M++ 

Tanya 8
 : Masih adakah pilihan buat Hitam untuk menghindarkan Rajanya dari sekak?

Untuk memeriksa apakah langkah yang Anda jalankan memang sudah tepat seperti langkah teks, berikut ini diberikan diagram yang merupakan bangunan akhir setelah langkah Putih 18.d7xe8M++

Diagram 83



Partai 2

Susunlah kembali buah catur seperti pada permulaan permainan. Kemudian jalankanlah langkah-langkah berikut sambil menjawab pertanyaan yang diajukan.

1. e2-e4 c7-c5 
2. e4-e5 d7-d5


Tanya 9 : Bolehkah Putih memukul bidak hitam ini secara “ en passant “?

3. d2-d4 e5xd4 
4. Md1xd4 Kb8-c6
 
5. Gf1-b5 Gc8-d7
 

Tanya 10 
: Dapatkah sebagai pengganti langkah teks, Hitam menjalankan 5……kc6xd4?

6. Gb5xc6 b7xc6 
7. Gc1-f4 e7-e6
 
8. Kg1-f3 Md8-a5+
 

Tanya 11
 : Bolehkan sekarang Putih rokade pendek?

9. Kb1-c3 f7-f5 
10.e5xf6 e.p 


Tanya 12
 : Wajibkah Putih memukul “ en passant “? Bolehkah Putih menjalankan 10.exd6 e.p?

10………….....Kg8xf6 
11.h2-h4
 

Tanya 13 
: Bolehkah sekarang Hitam rokade panjang?

11…………....Ma5-a6 

Tanya 14
 : Bolehkah sekarang Putih rokade pendek? Atau rokade panjang?

12.Bh1-h3 Gf8-e7
13.Kf3-e5 c6-c5 
14.Md4-d2 Ma6-a5
 
15.Ke5xd7 Re8xd7
 

Tanya 15
 : Kalau Hitam tidak memukul Kuda putih itu, bolehkah dia rokade pendek? Dan rokade panjang? Setelah langkah teks tadi, masih bolehkah Hitam nanti rokade pendek atau rokade panjang?

16.Bh3-h1 d5-d4 
17.0-0-0
 

Tanya 16
 : Kalau Putih tidak rokade panjang, bolehkah dia rokade pendek?

17…………......h7-h5 

Tanya 17
 : Bolehkah Hitam menjalankan 17…….d4xc3

Tanya 18 : Bolehkah sekarang Putih memukul “ en passant “ dengan Gajahnya dalam bentuk 18. Gxh6?

Untuk mencocokan ketepatan langkah-langkah anda, berikut ini diberikan diagram bangunan akhir setelah 17……..h7-h5

Diagram 84



Partai 3

Kini kita tidak mulai dari awal. Telitilah diagram 85.

Diagram 85



Sekarang Putih yang giliran melangkah dan menjalankan :

1. e6-e7

Tanya 19 : Dapatkah Putih menjalankan 1. f7xe8M dan mempromosikan bidak menjadi Menteri?

1……………...h2-h1M

Tanya 20 : Bolehkah Hitam mempromosikan bidak ini jadi Menteri? Bolehkah dia memilih buah lain?

2.e7xf8 Tanya 21 : Sebagai pengganti bidak yang promosi itu, buah apakah yang dapat dipilih oleh Putih?

Tanya 22 : Buah apakah yang terbaik untuk Putih sebagai pengganti bidak yang promosi itu?

Tugas Vlookup dan Hlookup

silahkan lihat DISINI

tugas modul 7

klik disini